Translate

Kamis, 23 Juli 2015

Masih Menanti

Halo apa kabar disana?

Hari ini terasa masih sama bagiku. Ratusan hari telah ku lalui sendiri. Ditengah jutaan kisah yangku simpan apik hingga hari ini. terjebak akan kisah lalu yang seakan tidak bisa terlupakan membuat ku selalu berharap akan harapan kosong itu. Kita lalui hari yang pendek dengan penuh tawa, membuat ku seolah yakin akan kamu. Dibalik senyumku yang selalu terselip harap akan masa depan yang lebih indah, hanya kandas di tengah jalan. Aku sedih akan ini semua. Sekarang aku telah sendiri menanti hari menanti yang tak pasti. Berharap akan indahnya hari suatu saat nanti.

Namun sampai berapa kali ku lewati september seorang diri? Tidak kah kamu mengingatnya dulu? Secercah untaian, setapak harapan, setitik kenangan, sehari yang pernah kita lweati bersama..
Aku masih menunggu. Dan aku belum terlalu kuat untuk membuka hati untuk yang lain. Ini terlalu sakit. Terlalu lemah aku saat ini untuk menerima kesendirian tanpa kamu yang semakin jauh dan semakin lupa akan aku. Kenapa begitu jahat?  Hati ini telah merindu untuk setiap detiknya. Diri ini telah menunggu untuk waktu yang lama. Mata ini telah banyak meneteskan air kesedihan.

Kamu yang membuatku nyaman dan menggantung jutaan untaian harapan. Dan kamu yang pergi jauh meninggalkan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.